Pertumbuhan ekonomi Indonesia diperkirakan akan meningkat menjadi 5–5,2 persen pada tahun 2026
Liga335 – Ekonomi Indonesia Diproyeksikan Menguat Menjadi 5–5,2 Persen pada 2026
Ekonomi Indonesia diperkirakan akan menunjukkan kinerja yang lebih kuat pada 2026 dibandingkan tahun ini, menurut seorang ekonom senior. Dalam sebuah diskusi di Jakarta pada hari Selasa, Aviliani dari Institute for Development of Economics and Finance (Indef) memproyeksikan pertumbuhan sebesar 5 hingga 5,2 persen secara tahunan, didukung oleh konsumsi domestik dan investasi.Dia mengatakan populasi muda Indonesia yang besar terus mendorong konsumsi dan memainkan peran kunci dalam mempertahankan momentum ekonomi.
Aviliani membandingkan hal ini dengan ekonomi maju, di mana populasi yang menua cenderung melemahkan konsumsi dan investasi, sehingga memperlambat pertumbuhan.Dia mencatat bahwa ekonomi berkembang umumnya tumbuh antara 4 hingga 6 persen, menempatkan Indonesia dalam rentang tersebut. Untuk mempertahankan momentum, dia menekankan perlunya melindungi daya beli rumah tangga dan memfasilitasi sektor swasta serta badan usaha milik negara (BUMN) untuk mempercepat investasi.
Kondisi investasi diperkirakan akan membaik tahun depan seiring dengan meningkatnya minat investor melepaskan sikap menanti dan melihat perkembangan setelah tahun pertama pemerintahan baru, tambahnya. Aviliani mengatakan bahwa arus masuk modal yang kuat menunjukkan bahwa Indonesia tetap menjadi negara berkembang yang menarik dalam lanskap investasi regional. Meskipun prospeknya positif, Aviliani memperingatkan bahwa ketimpangan ekonomi tetap menjadi tantangan yang terus-menerus.
Ia mengatakan bahwa tekanan daya beli masih memengaruhi beberapa kelompok, sementara kelompok lain sebagian besar terlindung. Pertumbuhan sekitar 5 persen, tambahnya, harus dibarengi dengan peningkatan kualitas dan distribusi untuk memastikan manfaat yang lebih merata.