Apa yang Dibutuhkan agar Indonesia Dapat Mencapai Pertumbuhan Ekonomi 6% pada Tahun 2026

Apa yang Dibutuhkan agar Indonesia Dapat Mencapai Pertumbuhan Ekonomi 6% pada Tahun 2026

Apa yang Dibutuhkan agar Indonesia Dapat Mencapai Pertumbuhan Ekonomi 6% pada Tahun 2026

Slot online terpercaya – TEMPO.CO, Jakarta – Kepala Ekonom PT Bank Central Asia (BCA), David Sumual, berpendapat bahwa diperlukan upaya ekstra untuk mencapai pertumbuhan ekonomi sebesar 6 persen bagi Indonesia tahun ini. “Untuk mencapai pertumbuhan ekonomi 6 persen, investasi harus ditingkatkan dari 30 persen PDB (produk domestik bruto) saat ini menjadi sekitar 40 persen PDB,” kata David saat dihubungi pada Minggu, 4 Januari 2026.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pembentukan modal tetap bruto mencapai 29,09 persen dari PDB pada kuartal ketiga 2025, dengan nilai Rp6.060 triliun, sementara pertumbuhan ekonomi tercatat sebesar 5,04 persen. Pernyataan David tersebut muncul di tengah keyakinan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia akan mencapai 6 persen tahun ini.

Menurut David, efisiensi dan produktivitas harus ditingkatkan agar perekonomian dapat mencapai pertumbuhan 6 persen. Ia menyebutkan bahwa Rasio Output Modal Tambahan (ICOR), yang menunjukkan efisiensi investasi, perlu diturunkan dari sekitar 6 menjadi setidaknya 4. Untuk meningkatkan investasi dan produktivitas, hambatan struktural—termasuk perizinan, ketersediaan tenaga kerja terampil, dan birokrasi—harus diatasi.

“Pengeluaran pemerintah juga harus dipercepat dan diperkuat sejak kuartal pertama,” kata David. Proyeksi pertumbuhan ekonomi Purbaya melampaui target pemerintah yang tercantum dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 sebesar 5,4 persen. Menteri tersebut mengatakan bahwa untuk mencapai pertumbuhan 6 persen, pemerintah akan mempercepat pengeluaran di awal tahun.

Purbaya menyebutkan bahwa pemerintah terus menyinkronkan kebijakan antara fiskal dan moneter bersama dengan Bank Indonesia. “Pada tahun 2026, pertumbuhannya seharusnya mencapai 6 persen, seperti yang saya katakan sebelumnya, hal ini tidak terlalu sulit untuk dicapai,” katanya dalam konferensi pers di kantor Kementerian Keuangan di Jakarta, Rabu, 31 Desember 2025. Ilona Estherina turut berkontribusi dalam penulisan artikel ini.

Baca: Lembaga Think Tank Indonesia Memperingatkan Pertumbuhan Ekonomi yang Lesu pada Tahun 2026.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *