Indonesia meraih 25 medali di Kejuaraan Para Powerlifting Bangkok

Indonesia meraih 25 medali di Kejuaraan Para Powerlifting Bangkok

Indonesia meraih 25 medali di Kejuaraan Para Powerlifting Bangkok

Liga335 daftar – Indonesia raih 25 medali di Kejuaraan Para Powerlifting Bangkok
Kami juga menargetkan empat atlet untuk lolos ke Paralimpiade Los Angeles 2028,
Berita terkait: Indonesia raih tiga medali emas di Seri Panahan Para Dunia Bangkok
Berita terkait: Indonesia finis di peringkat kedua di ASEAN Para Games dengan 135 medali emas
Jakarta (ANTARA) – Indonesia berhasil meraih 25 medali di Kejuaraan Para Powerlifting Asia-Oseania Terbuka 2026 di Bangkok, yang meningkatkan peluangnya untuk lolos ke Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026. “Berdasarkan perhitungan kami, semua atlet dapat lolos ke Asian Para Games Nagoya sesuai dengan target kami,” kata pelatih tim nasional para-powerlifting Indonesia, Coni Ruswanta, dalam pernyataan yang diterima pada Selasa. Perolehan 25 medali tersebut terdiri dari enam emas, empat perak, dan 15 perunggu, menempatkan Indonesia di peringkat ke-10 dalam ajang yang diselenggarakan oleh Thailand pada 7 hingga 12 April.

Ruswanta memuji prestasi para atlet di kejuaraan tersebut, yang berfungsi sebagai kualifikasi untuk Asian Para Games 2026. Dengan tambahan poin yang diraih di Thailand, ia menyatakan optimisme bahwa 12 atlet Indonesia akan memastikan tempat mereka di ajang tersebut. Pelatih tersebut juga menyoroti penampilan gemilang Abdul Hadi, yang mencatatkan prestasi mengesankan dengan meraih dua medali emas di kelas putra 49 kg berkat angkatan tertinggi 179 kilogram.

Hadi meraih emas di kategori Best Lift Elite Open dan Best Lift Asia. Ia mengungguli rival utamanya, Le Van Cong dari Vietnam, yang mencatat angkatan terbaik 163 kg, disusul Yerbolat Karibay dari Kazakhstan dengan 157 kg. Selain itu, atlet termuda Indonesia, Delima Yunia Susanti, juga meraih emas setelah berhasil mengangkat 93 kilogram.

Angkatan tersebut membuat Susanti meraih empat medali emas dan memecahkan rekor dunia rookie di kelas putri 79 kg. Dia menyapu bersih posisi teratas di empat kategori: Angkatan Terbaik Rookie Open, Angkatan Terbaik Rookie Asia, Total Angkatan Rookie Open, dan Total Angkatan Rookie Asia. Menurut Ruswanta, acara ini memberikan tim pelatih dengan gambaran yang jelas mengenai peta persaingan untuk Asian Para Games 2026 yang akan digelar pada Oktober mendatang.

Uzbekistan dan Tiongkok tetap menjadi pesaing tangguh di kategori-kategori yang secara tradisional menjadi keunggulan Indonesia. Sehubungan dengan hal tersebut, ia menegaskan bahwa program pelatihan atlet akan ditingkatkan. “Kami juga menargetkan empat atlet untuk lolos ke Paralimpiade Los Angeles 2028,” tambahnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *