Singkirkan Tokyo, dunia punya kota terbesar baru
Liga335 daftar – kota terpadat baru di dunia. Ibukota Indonesia, Jakarta, menduduki peringkat teratas yang semakin didominasi oleh . Kota ini mengungguli ibukota Bangladesh, Dhaka, dan Tokyo dari Jepang untuk mendapatkan gelar tersebut dalam laporan terbaru Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Dengan perkiraan populasi hampir 42 juta penduduk, Jakarta melonjak dari peringkat 33 pada peringkat sebelumnya di tahun 2018, ketika Tokyo berada di posisi teratas. Jakarta diikuti oleh Dhaka, dengan 36 juta penduduk, yang menurut laporan tersebut diperkirakan akan menjadi “kota terbesar di dunia pada pertengahan abad ini.” Peringkat baru ini menunjukkan perubahan cepat yang terjadi di seluruh dunia, dengan munculnya kota-kota besar yang padat penduduknya.
Hampir setengah dari 8,2 miliar penduduk dunia kini tinggal di kota, menurut laporan “World Urbanization Prospects 2025”, yang menandai lonjakan jumlah penduduk kota hingga dua kali lipat selama 75 tahun terakhir. Dan sembilan dari 10 kota terpadat di dunia berada di Asia, kecuali ibu kota Mesir, Kairo, yang berada di peringkat ketujuh dengan jumlah penduduk 25 juta jiwa – lebih dari dua kali lipat jumlah penduduk yang tinggal di New York City. Stasiun kereta api anggarai di Jakarta pada tahun 2024.
Garry Andrew Lotulung / Anadolu via Getty Images Kota-kota lain yang masuk dalam 10 besar adalah New Delhi (30,2 juta), Shanghai (29,6 juta), Guangzhou (27,6 juta), Manila (24,7 juta), Kolkata (22,5 juta), dan Seoul (22,5 juta). “Urbanisasi merupakan kekuatan yang menentukan di zaman kita. Jika dikelola secara inklusif dan strategis, urbanisasi dapat membuka jalur transformatif untuk aksi iklim, pertumbuhan ekonomi, dan kesetaraan sosial,” ujar Li Junhia, wakil sekretaris jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk urusan ekonomi dan sosial.
Pada tahun 1975, hanya ada delapan kota besar – yaitu kota yang memiliki populasi setidaknya 10 juta jiwa. Pada tahun 2025, jumlah tersebut bertambah menjadi 33, di mana 19 di antaranya berada di Indonesia. Los Angeles dan New York City adalah dua kota besar di Amerika Serikat, kata laporan tersebut.
“Untuk mencapai pembangunan wilayah yang seimbang, negara-negara harus mengadopsi kebijakan nasional yang terintegrasi yang menyelaraskan perumahan, penggunaan lahan, mobilitas, dan layanan publik di daerah perkotaan dan pedesaan,” kata Li. Pada tahun 2050, mungkin akan ada m ebih dari 15.000 kota di dunia, yang sebagian besar akan memiliki populasi kurang dari 250.
000 jiwa. Proyeksi PBB menunjukkan bahwa Dhaka kemungkinan akan menjadi kota terpadat di dunia dengan 52,1 juta penduduk pada tahun 2050, sementara populasi Tokyo akan turun 2,7 juta jiwa, yang mencerminkan penuaan dan krisis populasi di Jepang. Jakarta, rawan gempa bumi dan banjir, penuh sesak, penuh polusi, dan tenggelam dengan cepat.
Pada bulan Agustus 2019, Presiden Indonesia saat itu, Joko Widodo, mengatakan bahwa ibu kota negara akan pindah ke Nusantara, yang terletak 1.200 mil jauhnya di Kalimantan, yang memiliki keanekaragaman hayati tertinggi di dunia. Namun, pemindahan ini menghadapi beberapa kendala, termasuk penundaan konstruksi, kurangnya investasi asing, serta masalah manajerial dan lahan.