Indonesia Menunggu Pembicaraan Lanjutan Setelah Trump Mengumumkan Tarif Baru

Indonesia Menunggu Pembicaraan Lanjutan Setelah Trump Mengumumkan Tarif Baru

Indonesia Menunggu Pembicaraan Lanjutan Setelah Trump Mengumumkan Tarif Baru

Taruhan bola – TEMPO.CO, Jakarta – Pemerintah Indonesia masih menunggu pembahasan lebih lanjut setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan tarif baru sebesar 10 persen untuk impor dari semua negara. Sebelumnya, Trump telah memberlakukan tarif balasan terhadap beberapa negara, termasuk Indonesia, yang dikenakan tarif sebesar 19 persen.

“Terkait dinamika di Amerika Serikat, khususnya terkait kelanjutan Perjanjian Perdagangan Timbal Balik Indonesia-AS, secara prinsip, Indonesia akan terus memantau kondisi terkini yang terus berkembang,” kata Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Haryo Limanseto, melalui pernyataan resmi pada Sabtu, 21 Februari 2026. Pengumuman penurunan tarif menjadi 10 persen datang hanya sehari setelah penandatanganan Perjanjian Perdagangan Timbal Balik (ART) antara Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Trump. Kedua kepala negara menandatangani dokumen ART pada 19 Februari 2026.

Haryo menyatakan bahwa kelanjutan ART ini bergantung pada. Keputusan kedua belah pihak. Dokumen ini belum berlaku karena masih perlu diratifikasi di Indonesia dan Amerika Serikat.

“Akan ada pembahasan lebih lanjut antara kedua pihak mengenai semua keputusan yang telah diambil, dan Indonesia akan terus memprioritaskan kepentingan dan kebutuhan nasional di masa depan,” kata Haryo. Mengutip CBS News, Trump menandatangani perjanjian pada Jumat malam yang akan menetapkan tarif sementara 10 persen untuk sebagian besar barang impor asing ke AS. Perubahan aturan tarif ini dilakukan beberapa jam setelah Mahkamah Agung membatalkan serangkaian tarif global yang diberlakukan Trump sebelumnya.

“Merupakan kehormatan besar bagi saya untuk baru saja menandatangani, dari Ruang Oval, tarif global 10 persen untuk semua negara, yang akan berlaku hampir segera,” tulis Trump dalam posting di Truth Social. Langkah ini diambil saat Trump berusaha keras untuk menghidupkan kembali sistem tarif global yang tinggi dan berbagai perjanjian perdagangan, yang merupakan bagian inti dari agenda ekonominya. Sebagian besar tarif sebelumnya yang diberlakukan oleh Trump.

Berdasarkan undang-undang yang disebut International Emergency Economic Powers Act (IEEPA), yang diputuskan oleh Mahkamah Agung pada Jumat bahwa undang-undang tersebut tidak dapat digunakan untuk menetapkan tarif. Tarif baru ini akan berlaku mulai Selasa pagi dan akan tetap berlaku sementara, hingga 150 hari. Beberapa barang impor asing dibebaskan dari pajak impor 10 persen, termasuk impor makanan tertentu, mineral kritis, barang elektronik, dan mobil.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *