Indonesia Mencari Bahan Baku Plastik dari Afrika, India, dan Amerika Serikat
Liga335 daftar – TEMPO.CO, Jakarta – Harga plastik di Indonesia belakangan ini melonjak tajam akibat terganggunya pasokan nafta (turunan minyak mentah yang menjadi bahan baku utama produksi plastik) dari Timur Tengah. Konflik yang melibatkan Iran, Israel, dan Amerika Serikat telah mengganggu distribusi energi dan bahan kimia di kawasan tersebut, sehingga memicu kenaikan harga secara global.
Menteri Perdagangan Budi Santoso menyatakan bahwa pemerintah sedang mencari sumber nafta alternatif untuk memastikan pasokan yang stabil dan menstabilkan harga domestik. “Memang, salah satu bahan baku plastik, yaitu nafta, perlu diimpor dari Timur Tengah. Namun, Timur Tengah saat ini sedang dilanda konflik antara Iran, Israel, dan Amerika Serikat,” kata Budi setelah mengunjungi Kabupaten Sukoharjo di Jawa Tengah pada Kamis, 2 April 2026.
Budi menyebutkan setidaknya ada tiga negara yang dapat menjadi pemasok alternatif bahan baku tersebut: Afrika, India, dan Amerika. Negosiasi Pembicaraan dengan pemasok nafta dari ketiga negara tersebut sedang berlangsung, meskipun penyelesaian kontrak dan distribusi masih membutuhkan waktu. Selain masalah pasokan dari Timur Tengah, Budi mengungkapkan bahwa beberapa negara yang selama ini menjadi produsen dan pemasok plastik global sedang menghadapi kendala produksi.
Beberapa fasilitas di Singapura, Thailand, Korea Selatan, dan Taiwan dilaporkan mengalami force majeure, sehingga tidak dapat memenuhi kontrak pasokan. “Jadi, ini memang masalah global. Semoga konflik ini berakhir, dan semuanya akan kembali normal nanti,” katanya.
Seorang pemilik toko plastik di Sukoharjo, Jawa Tengah, Zubaedah (47), menyebutkan bahwa lonjakan harga plastik sudah dirasakan sejak sebelum Idul Fitri 2026. “Sebelum Idul Fitri, harga plastik sudah naik rata-rata sekitar 30 persen. Setelah Idul Fitri, kenaikannya mencapai rata-rata sekitar 70 persen,” kata Zubaedah saat dihubungi Tempo.
Dia memberikan contoh merek plastik berkualitas tinggi yang dulunya berharga R Dulu harganya Rp7.000 per bungkus untuk ukuran tertentu, tapi sekarang menjadi Rp10.000 per bungkus.
Harga gelas plastik ukuran tertentu dari merek lain naik dari Rp8.000 menjadi Rp13.000 per bungkus.