Indonesia menargetkan cakupan JKN sebesar 99 persen pada tahun 2029.
Taruhan bola – Indonesia menargetkan cakupan JKN sebesar 99 persen pada tahun 2029 Tidak boleh ada pemerintah daerah di mana keanggotaan JKN menurun. Berita terkait: Indonesia mendorong langkah-langkah kesehatan preventif untuk memperkuat reformasi JKN Jakarta (ANTARA) – Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar mengatakan pemerintah berencana untuk terus memperluas cakupan keanggotaan JKN hingga mencapai 99 persen dari populasi pada tahun 2029.Politikus yang dikenal luas sebagai Cak Imin menegaskan bahwa program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam memenuhi mandat Konstitusi 1945.
Ia mengatakan program JKN memastikan masyarakat tidak jatuh ke dalam kemiskinan akibat penyakit, sekaligus menjadi upaya pemerintah untuk menjamin akses layanan kesehatan bagi seluruh warga negara. “Kesehatan memainkan peran strategis dalam menjaga stabilitas dan keberlanjutan nasional. Masyarakat yang sehat akan mendorong kemakmuran, kesejahteraan, dan daya saing,” kata Cak Imin dalam acara Penghargaan Cakupan Kesehatan Universal (UHC).
Upacara JKN 2026 di Jakarta pada Selasa. Ia menekankan bahwa mempertahankan partisipasi dalam program ini merupakan tanggung jawab bersama, terutama bagi pemerintah daerah. “Tidak boleh ada pemerintah daerah di mana keanggotaan JKN menurun.
Selain memperluas cakupan, pemerintah daerah juga harus mendorong peningkatan kualitas layanan kesehatan agar manfaat program JKN dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat,” ujarnya. Cak Imin berharap Penghargaan UHC 2026 dapat memotivasi daerah-daerah yang belum mencapai cakupan kesehatan universal. Tujuannya, katanya, adalah memastikan semua warga Indonesia terlindungi dalam program JKN dan membangun bangsa yang lebih sehat.
Sebanyak 31 pemerintah provinsi dan 397 pemerintah kabupaten dan kota menerima penghargaan dalam Penghargaan Cakupan Kesehatan Universal 2026 atas kontribusi mereka dalam mendukung kebijakan perlindungan kesehatan masyarakat melalui program JKN. “Peran pemimpin daerah memiliki dampak langsung terhadap pencapaian ini, parti “Secara khusus dalam mendorong warga untuk mendaftar dan memastikan kelanjutan partisipasi aktif melalui dukungan kebijakan dan anggaran lokal,” kata Direktur Utama BPJS Kesehatan Ghufron Mukti.Per 31 Desember 2025, keanggotaan JKN telah mencapai 282,7 juta orang, atau lebih dari 98 persen dari total populasi Indonesia, dengan tingkat partisipasi aktif sebesar 81,45 persen.
Dia mengatakan bahwa pencapaian ini telah melampaui target nasional yang ditetapkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029.