Indonesia dan WHO menandatangani perjanjian kerja sama program kesehatan

Indonesia dan WHO menandatangani perjanjian kerja sama program kesehatan

Indonesia dan WHO menandatangani perjanjian kerja sama program kesehatan

Liga335 – Indonesia dan WHO menandatangani perjanjian kerja sama program kesehatan
Kementerian Kesehatan Indonesia dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menandatangani Perjanjian Hibah dan Rencana Kerja Bersama WHO untuk periode dua tahunan 2024-2025, dengan tujuan mendukung pelaksanaan berbagai program kesehatan.Di Jakarta pada Rabu (7 Februari), Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan Kunta Wibawa Dasa Nugraha dan perwakilan WHO Indonesia Dr. N.

Paranietharan menandatangani perjanjian yang merupakan kelanjutan dari perjanjian serupa yang telah disepakati untuk periode 2023-2024.”Perjanjian ini tidak hanya mempertahankan kemitraan yang kokoh antara kedua pihak, tetapi juga mendorong kita untuk berkolaborasi dalam melaksanakan Program Kerja Umum WHO dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional 2020-2024,” kata Dasa dalam pernyataan yang diterima dari kementerian di sini pada Kamis. Ia juga menyatakan bahwa perjanjian tersebut disepakati untuk mendukung kegiatan kesehatan strategis Indonesia, dengan tujuan akhir melaksanakan pilar-pilar transformasi kesehatan kementerian dengan tingkat akuntabilitas yang memadai.

Sekretaris Jenderal tersebut lebih lanjut menjelaskan bahwa perjanjian tersebut akan mendorong pelaksanaan kegiatan-kegiatan yang tercantum dalam Rencana Kerja Bersama Indonesia-WHO untuk Anggaran Program WHO 2024-2025. Dasa menyatakan bahwa kegiatan-kegiatan tersebut mencakup penelitian implementasi yang diharapkan dapat memberikan solusi atas berbagai masalah terkait sistem kesehatan, sesuai arahan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.Dalam konteks tersebut, ia menekankan pentingnya membangun koordinasi yang intensif antara Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan (BKPK) Kementerian Kesehatan dan WHO untuk melaksanakan penelitian implementasi sebagai upaya mewujudkan Rencana Kerja Bersama.

Dasa kemudian mencatat bahwa berdasarkan perjanjian tersebut, Indonesia dan WHO akan berkolaborasi untuk mewujudkan transformasi kesehatan, dengan fokus khusus pada promosi gaya hidup sehat, perluasan program imunisasi, mendorong skrining kesehatan, serta peningkatan kualitas dan aksesibilitas layanan kesehatan primer.Kami sepenuhnya menyadari bahwa kesehatan “Transformasi bukanlah tugas yang mudah. Oleh karena itu, penting untuk mendorong kerja sama di antara semua pemangku kepentingan, termasuk WHO, guna mencapai tujuan bersama serta menciptakan sistem kesehatan dan layanan kesehatan yang lebih baik,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *