Angkatan Laut Indonesia mengadakan latihan gabungan di Selat Singapura.
Liga335 – Angkatan Laut Indonesia menggelar latihan gabungan di Selat Singapura
Angkatan Laut Indonesia, melalui Satuan Tugas Tempur Laut (Guspurla) Komando Armada I, melaksanakan latihan tempur terpadu di Selat Singapura, sebagai bentuk komitmen terhadap kedaulatan dan keamanan maritim nasional. Latihan ini melibatkan unsur-unsur kendali operasional (BKO), termasuk KRI Surik-645 dan pesawat patroli P-8203, untuk memperkuat koordinasi antara operasi laut dan udara di wilayah perbatasan strategis.“Latihan ini berfokus pada peningkatan kesiapan tempur dan profesionalisme prajurit di tengah dinamika keamanan maritim yang tinggi di jalur pelayaran internasional Selat Singapura,” kata Komandan Gugus Tugas Komando Armada I Laksamana Muda Nurlan pada Senin malam di Tanjungpinang, Kepulauan Riau.
Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara kapal perang dan pesawat patroli maritim untuk memastikan pengawasan yang efektif dan respons cepat terhadap ancaman potensial di laut. Latihan ini dilaksanakan secara sistematis sejak Minggu (M (Babak 1), dimulai dengan pemeriksaan komunikasi untuk memastikan koordinasi yang lancar, diikuti oleh prosedur penggabungan udara (AJP) untuk mengintegrasikan pesawat ke dalam konvoi pasukan tugas. Latihan pertahanan udara, termasuk skenario latihan 320 untuk melacak pesawat, dilaksanakan sebagai bagian dari simulasi pertahanan berlapis.
Semua kegiatan berlangsung aman dan sesuai rencana. Koordinasi yang kuat antara unsur laut dan udara menunjukkan kesiapan operasional Komando Armada I Guspurla untuk misi gabungan. “Evaluasi dilakukan pada setiap tahap untuk mengukur efektivitas dan mengidentifikasi area yang perlu ditingkatkan,” kata Nurlan.
Ia menekankan pentingnya latihan rutin di area operasional sambil memprioritaskan keselamatan personel dan peralatan. Penekanan ini sejalan dengan arahan pimpinan Komando Armada I agar semua unit melaksanakan latihan di sektor patroli yang sama dan melakukan evaluasi pasca-latihan untuk mempertahankan kesiapan tempur optimal.