Indonesia Tetap Mempertahankan Ketahanan Pangan di Tengah Gangguan Global: Menteri
Liga335 daftar – Indonesia Tetap Mempertahankan Ketahanan Pangan di Tengah Gangguan Global: Menteri
Berita terkait: Menteri Sulaiman Berupaya Jadikan Indonesia sebagai Kekuatan Pangan Global
Jakarta (ANTARA) – Ketahanan pangan Indonesia tetap relatif terjaga di tengah gangguan global pada rantai pasokan dan melonjaknya harga yang dipicu oleh meningkatnya ketegangan geopolitik, demikian ditegaskan Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan. ““Meskipun ada masalah internasional, geopolitik, dan perang, pasokan pangan kita tetap aman,” katanya setelah pertemuan di Jakarta pada Selasa. Hasan menekankan bahwa Indonesia berhasil mempertahankan pasokan pangan yang memadai, meskipun termasuk di antara negara-negara yang mengalami kenaikan harga akibat memburuknya situasi geopolitik.
Ia mengaitkan tren harga yang mengkhawatirkan ini dengan kasus-kasus nyata di mana perang di Timur Tengah secara signifikan memperpanjang waktu pengiriman, yang pada akhirnya mengakibatkan biaya distribusi dan logistik yang lebih tinggi.Menteri tersebut menekankan bahwa meningkatnya kekhawatiran keamanan di kawasan tersebut telah memaksa “kapal pengangkut “Hal ini memaksa kapal untuk mengambil rute memutar, sehingga memperpanjang waktu perjalanan dari 20 hari menjadi lebih dari 60 hari.” Ia juga memperingatkan tentang tekanan energi yang mulai muncul, dengan mencatat bahwa kenaikan harga bahan bakar penerbangan mendorong kenaikan biaya penerbangan.
Hasan menambahkan bahwa salah satu dampak nyata dari situasi saat ini terhadap Indonesia adalah terganggunya pasokan bahan baku plastik, di mana petani di beberapa daerah bergantung pada karung plastik untuk menangani dan mengangkut beras. ““Ada kenaikan harga plastik yang signifikan,” katanya, merujuk pada laporan pemerintah bahwa tingkat harga telah melonjak hingga 80 persen. Di tengah kondisi ini, menteri meyakinkan masyarakat bahwa ketahanan pangan Indonesia tetap stabil, didukung oleh cadangan beras yang kuat.
Pernyataannya sejalan dengan laporan Kementerian Pertanian yang menyebutkan bahwa cadangan beras pemerintah mencapai 4,6 juta ton per 7 April—tingkat tertinggi dalam catatan—yang menyediakan cadangan pasokan hingga 11 bulan, bahkan di tengah risiko El Niño. Hasan mengatakan ketahanan ini mencerminkan dampak dari penurunan Indonesia agenda berkelanjutan dan upaya yang konsisten untuk memperkuat ketahanan pangan dan energi.