UGM dan Ewindo Mengumpulkan 2.000 Sampel Sumber Daya Genetik Tanaman Lokal di Indonesia
Taruhan bola – Benih unggul memainkan peran penting dalam sistem pangan nasional. Hasil panen dari benih lokal semakin terancam oleh berbagai tantangan global seperti krisis iklim, degradasi lahan, dan hilangnya keanekaragaman hayati. Oleh karena itu, upaya pelestarian sumber daya genetik tanaman diperlukan untuk memperkuat fondasi produksi pangan.
Isu ini disoroti saat penandatanganan perjanjian kerja sama antara Universitas Gadjah Mada (UGM) dan PT East West Seed Indonesia (Ewindo) untuk bersama-sama mengembangkan Bank Sumber Daya Genetik Sayuran pada Rabu (1/4) di Ruang Rapat Eksekutif, Balairung UGM.
Rektor UGM, Profesor Ova Emilia, menyatakan bahwa memperkuat sektor hulu melalui konservasi genetik merupakan langkah strategis dalam membangun sistem pangan yang berkelanjutan. Upaya ini semakin penting di tengah modernisasi pertanian dan hilangnya varietas tanaman lokal.
“Ketika kita berbicara tentang pengembangan benih unggul, hal itu juga berkaitan dengan kebiasaan masyarakat dalam mengolah dan mengonsumsinya. Dengan memahami “Dengan mengelola rantai pasok sejak sumbernya, kita dapat menjamin kualitas dan nilai gizi komoditas. Sumber daya genetik tanaman harus dilestarikan secara bersama-sama,” ujarnya.
Direktur Utama Ewindo, Glenn Pardede, menekankan bahwa rekayasa genetika merupakan investasi jangka panjang untuk ketahanan sistem pangan Indonesia. Fasilitas ini mendukung penelitian akademis sekaligus membuka peluang inovasi dalam pengembangan varietas baru.
“Kolaborasi penelitian sangat penting untuk menghasilkan varietas unggul yang adaptif, produktif, dan relevan dengan kebutuhan masa depan,” ujarnya.
Kolaborasi antara UGM dan Ewindo diharapkan dapat diperluas melalui keterlibatan mahasiswa dalam Program Pengabdian kepada Masyarakat (KKN). Mahasiswa akan mendapatkan pelatihan teknik pengumpulan benih, berdasarkan prosedur operasional standar, untuk mendokumentasikan sumber daya genetik di wilayah-wilayah yang belum dieksplorasi sebelumnya.
Kemitraan antara UGM dan Ewindo telah berlangsung sejak 2018 dan diperbarui pada 1 April 2026.
Hingga saat ini, lebih dari 2.000 varietas lokal I Sampel sumber daya genetik tanaman Indonesia telah berhasil dikumpulkan. Koleksi ini mencakup berbagai jenis sayuran seperti tomat, mentimun, wortel, pare, terong, seledri, paprika, labu, okra, cabai, dan banyak komoditas lainnya dari seluruh penjuru Indonesia.
Koleksi ini mencerminkan keanekaragaman hayati Indonesia yang kaya, yang harus dimanfaatkan dan dilestarikan.