Indonesia memiliki potensi untuk menjadi kekuatan ekonomi baru di Asia: Presiden
Liga335 daftar – Indonesia memiliki potensi untuk menjadi kekuatan ekonomi baru di Asia: Presiden Berita terkait: Menteri yakin Indonesia akan menjadi raksasa ekonomi di masa depan Jakarta (ANTARA) – Indonesia memiliki potensi untuk menjadi kekuatan ekonomi baru di Asia bersama India dan China, kata Presiden Joko Widodo. Menurut Widodo, dunia telah memasuki abad Asia, menandai pergeseran pertumbuhan ekonomi dari negara-negara Barat ke Asia.”Kita kini telah memasuki abad Asia.
Ini adalah pergeseran dari Barat ke Asia. Pertumbuhan ekonomi telah bergeser ke Asia, dan diprediksi akan ada tiga kekuatan ekonomi baru, yaitu India, China, dan Indonesia,” ujarnya dalam pembukaan BNI Investor Daily Summit 2024 di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Selasa.Pimpinan negara menegaskan bahwa pengembangan hilir dan digitalisasi merupakan kunci untuk mendorong perekonomian Indonesia agar menjadi kekuatan ekonomi super di kawasan Asia.
Namun, Widodo menekankan perlunya mengatasi. “Ada banyak rintangan dan persyaratan yang harus dipenuhi untuk menjadi negara dengan kekuatan ekonomi super.” Oleh karena itu, menjaga optimisme sangat penting,” tegas presiden.
Ia menjelaskan bahwa rintangan yang dihadapi adalah perlambatan ekonomi global dan ketegangan geopolitik yang menciptakan ketidakpastian ekonomi global. “Kita semua tahu bahwa perlambatan ekonomi global diperkirakan rata-rata 2,7-2,8 persen. Kita harus bersyukur bahwa Indonesia masih tumbuh di atas lima persen.
Selain itu, perang Ukraina, perang Israel-Palestina, perang Israel-Lebanon, dan perang Israel-Iran meningkatkan ketidakpastian ekonomi global,” ujarnya.Selanjutnya, ia menjelaskan bahwa tantangan berikutnya adalah mengatasi dampak perubahan iklim.”Kita juga akan menghadapi dampak perubahan iklim di masa depan.
Kita harus bersiap dan mengantisipasi hal ini,” ujarnya. Pada acara tersebut, presiden juga mengutarakan harapan untuk meningkatkan produk domestik bruto (PDB) per kapita Indonesia, yang saat ini sebesar US$5.060 per tahun, menjadi di atas US$7, 000 per tahun dalam lima tahun ke depan dan di atas US$9.
000 per tahun dalam dekade berikutnya.