Pasar Indonesia menghadapi tekanan lebih besar setelah Moody’s menurunkan prospeknya.

Pasar Indonesia menghadapi tekanan lebih besar setelah Moody's menurunkan prospeknya.

Pasar Indonesia menghadapi tekanan lebih besar setelah Moody's menurunkan prospeknya.

Liga335 – JAKARTA, 6 Februari: Saham dan mata uang Indonesia diperdagangkan melemah pada awal perdagangan Jumat setelah Moody’s menurunkan prospek peringkat kredit negara tersebut, menjadi guncangan terbaru dalam awal tahun yang bergejolak bagi ekonomi terbesar di Asia Tenggara.
Indeks saham utama turun lebih dari 2 persen sementara rupiah melemah hingga 0,33 persen menjadi 16.880 per dolar AS, level terendah sejak 22 Januari.

Moody’s mengatakan pada Kamis bahwa mereka telah menurunkan prospek peringkat kredit Indonesia menjadi negatif dari stabil, mengutip penurunan kepastian dalam pembuat kebijakan beberapa hari setelah MSCI menyoroti masalah transparansi yang memicu penurunan pasar lebih dari $80 miliar.
Lembaga pemeringkat global tersebut mengutip kekhawatiran tentang efektivitas kebijakan dan tanda-tanda melemahnya tata kelola, tren yang menurutnya dapat mengikis kredibilitas kebijakan Indonesia yang telah lama terbentuk jika terus berlanjut. Berlangganan Ringkasan Mingguan Editor Utama Kami Editor utama kami membagikan analisis dan pilihan berita terbesar minggu ini setiap Sabtu.

Layanan ini tidak dimaksudkan untuk orang-orang yang. Bergabung dengan Uni Eropa. Dengan mengklik “Berlangganan”, saya setuju untuk menerima pembaruan berita dan materi promosi dari Mediacorp dan mitra Mediacorp.

Memuat Memuat Menteri Ekonomi Utama Indonesia, Airlangga Hartarto, pada Kamis malam menanggapi langkah tersebut dengan santai, mengatakan bahwa lembaga pemeringkat dan pasar keuangan global “belum memahami” strategi pertumbuhan baru negara tersebut.
Pada Jumat, regulator keuangan Indonesia mengatakan bahwa penegasan Moody’s terhadap peringkat Baa2 menunjukkan fondasi ekonomi negara tetap kokoh dan didukung oleh ketahanan sektor keuangan serta pertumbuhan ekonomi yang kuat.
“Dampak potensial utama pada pasar Indonesia adalah premi risiko yang lebih tinggi di seluruh kelas aset, dengan tekanan khusus pada obligasi pemerintah jangka panjang, saham perusahaan negara, dan bank besar, serta sentimen terhadap rupiah dan aliran modal,” kata Rully Arya Wisnubroto, analis pasar di Mirae Asset Sekuritas Indonesia.

FOKUS PADA RUPIAH Fokus akan tertuju pada rupiah, yang tetap menjadi sorotan. d mendekati rekor terendah 16.985 per dolar AS yang dicapai pada akhir bulan lalu akibat kekhawatiran tentang independensi bank sentral.

Nilai tukar tersebut turun hampir 1 persen sepanjang tahun ini. Indeks Jakarta Composite (IJK), yang ditutup 0,5 persen lebih rendah pada Kamis, telah turun 2,7 persen sepanjang pekan ini dan berpotensi memperpanjang penurunan 6,9 persen pada pekan lalu.
“Penurunan prospek Moody’s merupakan peringatan, yang dapat memicu lembaga pemeringkat lain untuk mengikuti, terutama jika sifat pembuat kebijakan tetap rentan terhadap tingkat ketidakpastian yang tinggi,” kata ekonom di OCBC dalam sebuah catatan.

“Tanggapan otoritas akan dipantau lebih ketat, karena pilihan kebijakan yang kredibel tetap menjadi kebutuhan untuk menghindari penurunan peringkat kredit dalam 12 hingga 18 bulan ke depan.”
Obligasi internasional Indonesia turun pada Kamis setelah pengumuman Moody’s. Obligasi berdenominasi dolar dengan tenor lebih panjang turun antara 0,3-0,5 sen, dengan banyak yang diperdagangkan pada level terendah dalam.

Dalam lima bulan, data Tradeweb menunjukkan. TEKANAN PENJUALAN MASIH BERLANJUT Keruntuhan di pasar saham Indonesia telah mendorong ekonomi senilai $1,4 triliun kembali menjadi sorotan, seiring dengan meningkatnya kekhawatiran investor terhadap ketidakpastian kebijakan di bawah Presiden Prabowo Subianto, termasuk defisit fiskal yang melebar dan kemandirian bank sentral.
Janji pejabat untuk melakukan perubahan dan pengunduran diri lima pejabat tinggi dari regulator keuangan dan bursa saham gagal menstabilkan pasar, yang terus mengalami arus keluar modal.

Investor asing menjual saham senilai sekitar $860 juta secara bersih sejak Rabu lalu, menurut data bursa. Mereka menjual saham senilai $1 miliar pada 2025.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *