Indonesia bergabung dalam upaya regional untuk mengembangkan genomika dalam bidang kesehatan masyarakat.

Indonesia bergabung dalam upaya regional untuk mengembangkan genomika dalam bidang kesehatan masyarakat.

Indonesia bergabung dalam upaya regional untuk mengembangkan genomika dalam bidang kesehatan masyarakat.

Liga335 daftar – Genomika manusia sedang mengubah cara penyakit didiagnosis dan diobati, memungkinkan deteksi lebih dini, terapi yang lebih efektif, dan respons kesehatan masyarakat yang disesuaikan. Namun, banyak negara di Kawasan Pasifik Barat masih kekurangan infrastruktur, kebijakan, dan tim ahli yang diperlukan untuk mewujudkan hal ini, dan sumber daya yang terbatas menambah tantangan.
Untuk mengatasi kesenjangan ini, Kantor Regional Pasifik Barat mendirikan Kelompok Kerja Ahli pada tahun 2024.

Kelompok ini mengumpulkan pakar dari bidang etika, penelitian, kebijakan, dan praktik klinis untuk berbagi prioritas, menjajaki kolaborasi, dan membimbing negara-negara dalam mengintegrasikan genomika ke dalam kesehatan masyarakat secara bertanggung jawab.
Pada Oktober 2025, Indonesia bergabung dengan kelompok ini melalui Pusat Kesehatan Biomedis dan Genom (BB Binomika) Kementerian Kesehatan. Negara ini telah mencapai kemajuan yang signifikan dengan berinvestasi dalam infrastruktur, mengembangkan inisiatif sekuensing nasional, dan mendorong penelitian di bidang seperti farmakogenomik, yang mempelajari bagaimana gen memengaruhi respons individu terhadap obat-obatan.

Obat-obatan. Pada Konferensi Genetika Manusia Asia Pasifik ke-15 yang diselenggarakan pada November 2025 di Yogyakarta, WHO turut menyelenggarakan panel untuk berbagi pembaruan dan menyoroti peluang kolaborasi. Dalam panel tersebut, para ahli membagikan kemajuan dari pekerjaan yang sedang berlangsung, termasuk pengembangan kebijakan, kapasitas tenaga kerja etis, dan pendekatan untuk memperkuat tenaga kerja yang terampil dan multidisiplin.

Mereka juga menyatakan minat untuk menyelaraskan upaya Indonesia dengan keahlian regional dan meningkatkan profilnya secara global. WHO mendorong institusi yang tertarik untuk berpartisipasi dalam Kelompok Kerja Ahli, Kantor Regional dan Negara, serta berkontribusi pada studi kasus negara, wawasan teknis, dan pelatihan. Nora Charron dari WHO Indonesia membagikan informasi tentang dukungan WHO terhadap inisiatif genomika manusia yang dipimpin oleh Kementerian Kesehatan.

Kredit: APCHG “Indonesia sedang mengembangkan program genomika manusia nasional secara cepat melalui investasi dan kemitraan strategis. Kolaborasi regional yang berkelanjutan dan landasan etika yang kuat w “WHO akan mendukung akses yang adil terhadap layanan genomik di masa depan,” kata Profesor Roderick Salenga, Kepala Tim Sistem Kesehatan di WHO Indonesia. “WHO berperan sebagai jembatan, mengubah visi genomik global menjadi implementasi praktis di tingkat negara dengan mencocokkan kebutuhan negara dengan peluang nyata untuk menutup kesenjangan.”

Berbagi pengalaman secara internasional membantu negara-negara membangun kapasitas, menghindari duplikasi, dan memastikan solusi sesuai dengan kebutuhan lokal. Kemajuan di Indonesia berkontribusi pada pembelajaran regional, mendukung akses yang adil terhadap inovasi, dan membangun kepercayaan dalam aplikasi kesehatan masyarakat di masa depan.
WHO akan terus bekerja sama dengan mitra Indonesia dan ahli regional untuk mengidentifikasi prioritas pelatihan, berbagi studi kasus, dan menjajaki bantuan teknis yang mendukung genomika etis dan berkelanjutan dalam kesehatan masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *