Indonesia mendorong dekarbonisasi industri agar tetap berada di bawah 1,5C
Taruhan bola – Indonesia mendorong dekarbonisasi industri agar tetap berada di bawah 1,5°C
Kementerian Perindustrian Indonesia mendorong dekarbonisasi industri untuk membantu menjaga pemanasan global tetap di bawah 1,5°C, dengan menegaskan kembali target emisi nol-bersih untuk tahun 2050 melalui peta jalan yang mencakup sektor-sektor dengan emisi tertinggi di Indonesia. Apit Pria Nugraha, Kepala Pusat Industri Hijau Kementerian Perindustrian, mengatakan bahwa peta jalan dekarbonisasi industri – yang sebelumnya diluncurkan oleh pemerintah – sejalan dengan jalur 1.Peta jalan tersebut memproyeksikan pengurangan 66,5 juta tCO2e, atau sekitar 30 persen dari emisi industri, pada tahun 2035 dan 289,7 juta tCO2e pada tahun 2050, sehingga memungkinkan sektor ini mencapai titik nol.
Industri saat ini menyumbang 34 persen dari total emisi gas rumah kaca Indonesia. Rencana tersebut menargetkan sektor-sektor penghasil emisi besar seperti semen, besi dan baja, pupuk, bahan kimia, pulp dan kertas, tekstil, kaca dan keramik, otomotif, serta makanan dan minuman, ujar Apit dalam acara Energy Outlook. Ia mengatakan bahwa keselarasan dengan ambang batas 1,5°C juga memperkuat akses Indonesia terhadap pembiayaan dari Bank Dunia dan lembaga-lembaga internasional lainnya, yang semakin memprioritaskan jalur industri rendah karbon, dan perusahaan-perusahaan yang emisinya lebih rendah diharapkan dapat memperoleh pembiayaan transisi dan kontrak jangka panjang dengan lebih mudah, karena upaya transisi energi menjadi sangat penting untuk mempertahankan akses ekspor dan daya saing pasar.
Apit memperingatkan bahwa perusahaan yang gagal mengurangi emisi berisiko terkena biaya yang lebih tinggi atau kalah dalam tender, karena Mekanisme Penyesuaian Perbatasan Karbon (Carbon Border Adjustment Mechanism/CBM) Uni Eropa dan persyaratan Cakupan 3 dari Produsen Peralatan Asli (OEM) global menuntut rantai pasokan rendah karbon.